Header Ads Widget

pasang

Skala Prioritas Peningkatan Pembangunan IKK Sarilamak Tahun 2025

 


 Limapuluhkota,Fokusteropong.com-
Sepertinya tidak berlebihan di apresiasi, sejak kepemimpinan Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo sebagai Bupati Limapuluh  Kota. Berbagai keberhasilan dan prestasi berhasil diraih Kabupaten Luak Nan Bungsu tersebut.

Bertitik tolak, niat tulus memimpin Lima Puluh Kota selama tiga tahun belakang ditengah keterbatasan pandemi Covid-19, dengan mengusung visi mewujudkan Lima Puluh Kota Madani, Beradat dan Berbudaya, pasangan ini berhasil meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM).

Dari data yang berhasil dirangkum, IPM Lima Puluh Kota meningkat dari 70.82 pada tahun 2020 menjadi 72.05 pada tahun 2023. Hal ini membuktikan bahwa putra Baruh Gunung Kec. Bukit Barisan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

 Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota ditangan Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo terus mengebut realisasi visi-misi daerah, yakni mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat dan  Berbudaya dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.


Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri, sejak dilantik pada 26 Februari 2021 sampai dengan sekarang, sejumlah capaian membanggakan diraih Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. Beberapa capaian positif tersebut berkorelasi langsung dengan program unggulan dalam RPJMD 2021-2026. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lima Puluh Kota 
 2021-2026 merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional yang dalam proses perencanaannya dilakukan oleh pemerintah daerah bersama-sama dengan para pemangku kepentingan berdasarkan peran, fungsi dan kewenangan masing- masing. Adapun tujuan pembangunan daerah lima (5) tahun kedepan terangkum dalam sebuah visi Bupati yaitu : “Mewujudkan Lima Puluh Kota Yang Madani, Beradat dan Berbudaya Dalam Kerangka Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.




Bupati Limapuluhkota H, Safaruddin Dt.Bandaro Rajo ketika diwawancarai mengatakan bahwa  untuk mencapai visi tersebut terdapat Agenda prioritas pembangunan daerah tahun 2021-2026 dan Program Unggulan Pembangunan Daerah. Agenda prioritas dan program unggulan daerah merupakan janji-janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati yang strategis untuk dilaksanakan pada tahun 2021-2026. Agenda prioritas dan program unggulan daerah ini difokuskan untuk percepatan mewujudkan visi Kabupaten Lima Puluh Kota dimana Agenda Prioritas Pembangunan Daerah tahun 2021-2026 adalah: 1) Pengembangan masyarakat madani, 2) Peningkatan pembangunan IKK Sarilamak, 3) Pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat, 4) Pengembangan pertanian dan perikanan munuju agribisnis, 5) Peningkatan pembangunan infrastruktur daerah

Sedangkan Program Unggulan sebanyak 15 program dituangkan ke dalam lima misi kepala daerah. Untuk Misi pertama: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan telah dilaksanakan penyediaan beasiswa untuk pendidikan menengah dan pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu. Bantuan ini merupakan stimulan untuk meningkatnya komponen-komponen penyusun IPM pada dimensi pendidikan. Angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) pada tahun 2023 menjadi 8,12 tahun dari semula 8,07 pada tahun 2021. RLS digunakan untuk mengetahui kualitas pendidikan masyarakat dalam suatu wilayah. Angka RLS Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2023 sebesar 8,12 mengartikan bahwa secara rata-rata penduduk

 



Lima Puluh Kota yang berusia 25 tahun ke atas telah menempuh pendidikan selama 8,12 tahun atau hampir menamatkan kelas IX. Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) juga meningkat pada tahun 2023 menjadi 13,41 tahun yang semula sebesar 13,30 pada tahun 2021. Angka HLS menunjukkan peluang anak usia 7 tahun ke atas untuk mengenyam pendidikan formal pada waktu tertentu. HLS Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2023 sebesar 13,41 tahun mengartikan bahwa secara rata-rata anak usia 7 tahun yang masuk jenjang pendidikan formal pada tahun 2023 memiliki peluang untuk bersekolah selama 13,41 tahun atau setara dengan Diploma I.

Sehubungan dengan pelaksanaan misi ke satu, Angka Harapan Hidup penduduk yang menunjukkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota naik pada tahun 2023 menjadi 73,25 tahun dari yang sebelumnya sebesar 72,79 tahun pada tahun 2021. Pada tahun 2022, Kabupaten Lima Puluh Kota menerima sebuah penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat atas terselenggaranya Posyandu Terintegrasi di Lima Puluh Kota. Capaian ini tidak terlepas dari usaha kader posyandu yang ada di tiap nagari. Penghargaan ini pantas didapatkan sebagai wujud perjuangan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat Lima Puluh Kota dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam hal penguatan kelembagaan adat dan agama, dapat ditinjau penguatan peran pemangku adat dan lembaga agama. Dari target 40 lembaga adat sudah tercapai sebanyak 16 lembaga adat. Hal ini berkaitan dengan Indeks ABS-SBK. Indeks ABS-SBK Kabupaten Lima Puluh Kota pada tahun 2022 sebesar 1,76 dan meningkat menjadi 1,84 pada tahun 2023. Pada tahun 2024 akan dibangun kompleks Islamic Centre dan pembangunan rintisan rumah sakit daerah. Pada ajang MTQ Nasional ke 40 Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Solok Selatan, Kontingen Kafilah Kabupaten Lima Puluh Kota berhasil meraih juara umum.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan nilai adat dan budaya kepada generasi muda, Padang TV menganugerahkan penghargaan “Best Leader of The Year” kepada Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo kategori Penguatan Adat Budaya Minangkabau pada Acara Anugerah Padang TV Award 2023 dalam Rangka HUT Padang TV ke-16 di PCC Ballroom, Truntum Hotel Padang. Pada puncak HUT PGRI tanggal 25 November 2023 silam, Bupati Lima Puluh Kota menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Sumatera Barat yang dianugerahi penghargaan tertinggi dari Korps Guru Nasional yakni Anugerah

 

Dwija Praja Nugraha di Arena Britama BRI Kelapa Gading. Pada kesempatan itu dihadiri langsung oleh Presiden Joko widodo, Menko PMK Prof. Muhajir Efendi serta Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim.

Masih berkaitan dengan peningkatan SDM yang berbudaya dan berdaya saing berlandaskan keimanan, Kabupaten Lima Puluh Kota menerima penghargaan dari Kementrian Agama Republik Indonesia atas dukungan terhadap para penyuluh agama melalui progam satu nagari satu rumah tahfidz, penguatan kampung zakat, program pesantren Ramadhan serta program zakat digital. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada gelaran Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2023 tingkat nasional. Selain itu dalam berupaya mencapai kesetaraan dan keadilan gender pada aspek kehidupan manusia melalui kebijakan dan program, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota juga meraih Penghargaan Pengarusutamaan gender dengan hasil sangat memuaskan. Penghargaan Pengarusutamaan Gender ini diserahkan pada momen Musrenbang RKPD 2024 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang diselenggarakan di Hotel Pangeran Padang pada 21 Maret 2023.

Untuk pencapaian misi ke dua yakni mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi lintas sektoral yang memiliki keunggulan di tingkat lokal dan regional, telah dilaksanakan pengembangan pengembangan tanaman jagung pada lahan seluas 3.899 Ha. Untuk pengembangan wisata Geopark Harau, terlah diterbitkan sertifikat warisan geologi, telah ada dossier dan peta koordinat geopark Harau serta tersusunnya master plan Geopark Harau. Kemudian untuk pengembangan destinasi wisata kabupaten sudah ada 10 objek wisata yaitu Lembah harau, kapalo banda, kayu lokek, batang tabik, kawasan kampung sarugo, aia baba, wisata sei kamunyang, lubuak batang, embung boboy, dan bukik cinta sigaluang. Pada tahun 2024 juga telah diresmikan objek wisata Lembah Mangkisi di Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban yang anggarannya berasal dari Kementerian Desa dan Transmigrasi. Tentunya melalui program unggulan ini dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang terlihat dari peningkatan jumlah tenaga kerja sebanyak 329 orang dan 614 jumlah wirausaha baru.

Berkaitan dengan pencapaian misi ke dua, Kabupaten Lima Puluh Kota kembali meraih penghargaan dan tropi dalam atraksi budaya terbaik I tingkat Nasional 2021 pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021. Atraksi ‘Bakajang’ adalah budaya masyarakat Nagari Gunung Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kegiatan ini merupakan tradisi unik yang digelar setiap

 

memasuki Hari Raya Idul Fitri. Sebelumnya, Kabupaten Lima Kota juga telah berhasil merebut Juara II API Award 2020 yaitu ‘Kampuang Sarugo’ dalam kategori Kampung Adat Terpopuler 2020. Tidak hanya itu, Kawasan situs bersejarah “Menhir” Maek, Kecamatan Bukik Barisan, ditasbihkan sebagai Juara III pada Kategori Situs Bersejarah API Award ke-8 /2023 di Malam Puncak API Award 2023 di Plaza Presisi Polda Maluku Kota Ambon, Provinsi Maluku.

Kabupaten Lima Puluh Kota juga berperan aktif dalam membangun dan melindungi serta mendukung Program Kekayaan Intelektual di tahun 2023. Atas usaha ini, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Min Usihen pada acara Mobile Intellectual Property Clinic yang diselenggarakan di Youth Centre Bagindo Aziz Chan Padang, 19 September 2023. Keberhasilan Kabupaten Lima Puluh Kota meraih penghargaan tersebut berkat upaya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan telah mengajukan pendaftaran indikasi geografis gambir Lima Puluh Kota serta sudah terdapat 55 merk yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Lima Puluh Kota.


Dalam mendorong potensi nagari sebagai poros pembangunan daerah yang merupakan misi ke tiga, telah tercapai peningkatan kemampuan dan profesionalisme aparatur pemerintah nagari dengan capaian program hingga saat ini sebanyak 170 orang dari target 425 orang dan pengembangan potensi perekonomian nagari melalui pendampingan dan pemberdayaan nagari juga terus dilakukan.

 

Lebih lanjut Disampaikannya bahwa  Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Pemerintah Nagari telah berupaya dalam membentuk Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Pengelola Dana Bergulir Masyarakat (DBM) Eks Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd). Upaya Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Pemerintah Nagari melakukan Transformasi 100 Persen UPK EX PNPM menjadi Bumdes Bersama Lembaga Keuangan Desa diganjar penghargaan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Hari BUMDes Nasional yang berlangsung di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Piagam penghargaan dan Lencana Bakti Ekonomi Desa diserahkan langsung oleh Menteri Abdul Halim Iskandar. Penghargaan diharapkan ini lebih memacu semangat Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Pemerintah Nagari dalam mengembangkan BumNag yang ada di setiap Nagari guna mensukseskan Misi ke tiga dalam RPJMD 2021-2026 Kabupaten Lima Puluh Kota yakni mendorong potensi nagari sebagai poros pembangunan daerah.


Berdasarkan data dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, pada tahun 2023 dari 79 nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota, 18 di antaranya berstatus nagari mandiri, 56 nagari berstatus maju,

4 nagari berstatus berkembang, 1 nagari berstatus tertinggal serta tidak ada nagari berstatus sangat tertinggal. Hal ini menunjukkan perkembangan yang sangat baik jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan 2021 dimana masih ada 2 nagari tertinggal dan 1 nagari tertinggal pada tahun 2022. Jumlah nagari berstatus berkembang pada tahun 2020 dan 2021 sebanyak 19 nagari dan 12 nagari pada tahun 2022. Jumlah nagari berstatus maju pada tahun 2020, 2021 dan 2022 masing-masing sebanyak 54 nagari, 53 nagari dan 57 nagari.

 

Sedangkan jumlah nagari mandiri pada tahun 2020, 2021 dan 2022 masing- masing sebanyak 4 nagari, 5 nagari dan 9 nagari.

Untuk misi ke empat yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui informasi birokrasi seutuhnya diukur dengan beberapa indikator. Dalam hal reformasi birokrasi, diukur dengan Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) yang menggambarkan sejauh mana instansi pemerintah melaksanakan perbaikan tata kelola pemerintahan yang bertujuan pada pemerintahan yang efektif, dan efisien, bersih dari KKN dan memiliki pelayanan publik yang berkualitas. Pada tahun 2023, IRB Kabupaten Lima Puluh Kota tercapai sebesar 58,5 dengan predikat CC, meningkat dari tahun 2022 tahun 2021 dengan poin 48,85 predikat C. Dari capaian pada tahun 2023 dapat diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota telah berupaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui perbaikan berkelanjutan.

Dalam hal pelayanan publik, Indeks Kepuasan Masyarakat pada tahun 2023 menjadi sebesar 87,26 dengan kategori baik, meningkat dibandingkan tahun 2022 dengan indeks 86,55 dan tahun 2021 sebesar 84,09 serta tahun 2020 sebesar 83,99. Hal ini mengartikan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota terus berupaya memperbaiki pelayanannya terhadap publik melalui berbagai program dan kegiatan yang memberikan kepuasan pelayanan untuk masyarakat. Berkaitan dengan sistem perencanaan,   penganggaran   dan   pelaporan kinerja yang diukur dengan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), Kabupaten Lima Puluh Kota memperoleh nilai 61,02 dengan predikat baik pada tahun 2022 dan 61,14 pada tahun 2021. Nilai SAKIP Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2022 mengartikan bahwa pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sudah baik khususnya pada unit kerja utama. Hasil evaluasi tahun 2022 “tidak diperbandingkan” dengan hasil evaluasi tahun sebelumnya, karena berdasarkan Permenpan-RB Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, terdapat perubahan bobot komponen dan sub komponen serta kriteria penilaiannya.

Evaluasi tahun 2022 lebih menitikberatkan pada implementasi akuntabilitas kinerja baik pada level Pemda maupun pada level organisasi perangkat daerah.

Sejumlah prestasi pada bidang perencanaan telah dicapai Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, diantaranya adalah Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD). Pada tahun 2021 Kabupaten Lima Puluh Kota meraih Harapan II dan meningkat pada tahun 2023 dengan raihan Harapan I atau terbaik ke-4. Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) ini dinilai melalui beberapa aspek

 

Pada urusan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke tujuh kalinya sejak tahun 2016 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Barat. Opini WTP disampaikan saat penyerahan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2022.

Dalam hal inovasi yang masih berkaitan dengan misi ke 4, Kabupaten Lima Puluh Kota meraih predikat inovatif pada tahun 2023 dengan nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 37,84 yang meningkat dari tahun 2021 dengan indeks 28,81. Meskipun demikian, perlu kiranya dilakukan upaya peningkatan kinerja dan jumlah SDM dari urusan kelitbangan guna meningkatkan kualitas penelitian, pengembangan serta penguasaan dan pemanfaatan IPTEK terapan dan pelaksanaan inovasi di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Misi ke 5 yaitu meningkatkan pembangunan infrastruktur secara terpadu yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik diukur dengan beberapa indikator. Berkaitan dengan lingkungan hidup, Kabupaten Lima Puluh Kota terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayah kabupaten. Hal ini dapat dilihat dari capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang terus meningkat pada kurun 2020-2022. Pada tahun 2020, IKLH Kabupaten Lima Puluh Kota tercapai sebesar 69,13 dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 70,51. Pada tahun 2022, IKLH Kabupaten Lima Puluh Kota tercapai sebesar 71,87 dengan predikat baik. Sedangkan pada 2023, IKLH Kabupaten Lima Puluh Kota tercapai sebesar 71,63.

Dalam hal pembangunan infrastruktur yang terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Infrastruktur, Kabupaten Lima Puluh Kota terus meningkatkan kinerja dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2023, capaian Indeks Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 73,51. Pada tahun 2022, capaian Indeks Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Lima Puluh Kota sebesar 74,76, meningkat dari tahun 2020 dan 2021 yang masing-masing 71,40 dan 73,54. Sementara itu untuk capaian di bidang jalan, tingkat kemantapan jalan Kabupaten Lima Puluh Kota semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023 tercapai sebesar 59,57%, sebelumnya pada tahun 2022 tercapai sebesar 58,02% dimana sebelumnya senilai 55,73% pada tahun 2021 dan 54,79% pada tahun 2020.

 

Pada tahun 2023 sebesar 88,09% dari total luas daerah irigasi kewenangan kabupaten sudah dilayani oleh jaringan irigasi dan pada tahun 2022, sebesar 88,19% dari total luas daerah irigasi kewenangan kabupaten sudah dilayani oleh jaringan irigasi. Persentase ini menunjukkan peningkatan dari tahun 2020 dan 2021 yang tercapai masing-masing sebesar 74,63% dan 82,89%. Untuk persentase jumlah rumah tangga yang mendapatkan akses terhadap air minum melalui SPAM jaringan perpipaan terlindungi terhadap rumah tangga di seluruh kabupaten pada tahun 2022 tercapai sebesar 89,21%, dimana sebelumnya tercapai 79,4% pada tahun 2020 dan 80,7% pada tahun 2021.

Untuk bidang perumahan, perbandingan jumlah rumah layak huni dengan jumlah penduduk Lima Puluh Kota pada tahun 2023 tercapai sebesar 0,197 dan pada tahun 2022 tercapai 0,202 yang sebelumnya sebesar 0,155 pada tahun 2020 dan 0,173 pada tahun 2021. Pada tahun 2023, 75% aktivitas pembangunan di Kabupaten Lima Puluh Kota sudah sesuai dengan RTRW. Sedangkan pada bidang kebencanaan, pada tahun 2023 Kabupaten Lima Puluh Kota termasuk dalam kategori sedang dengan Indeks Resiko Bencana Daerah sebesar 119,2. Dalam hal penataan dan pembangunan kawasan IKK Sarilamak, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) tahun 2023 selesai dibangun dengan berbagai fasilitas seperti tempat bermain, olahraga, seni, pujasera bagi UMKM, dan sebagainya. Selain itu, tahun 2023 sudah tersedia lahan sekitar 3 Ha untuk pembangunan Rumah Sakit rintisan. Artinya, ke depan Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki 2 (dua) RSUD, satu di Kecamatan Suliki, yaitu RSUD Achmad Darwis dan satu lagi di pusat IKK Sarilamak, ujar Safaruddin.

Untuk mengukur pembangunan daerah selain dilihat dari ketercapaian program unggulan juga dapat dilihat dari capaian indikator makronya. Indikator umum (makro) merupakan indikator gabungan (komposit) dari berbagai kegiatan pembangunan ekonomi maupun sosial. Indikator makro pembangunan tersebut terdiri dari pertumbuhan ekonomi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Tingkat Kemiskinan, Gini Ratio, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berikut perkembangan indikator makro Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2020 s/d 2022 (sumber data: BPS dan Proyeksi Bapelitbang Kabupaten Lima Puluh Kota):

 

Untuk pengentasan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mempunyai program unggulan Bantuan Pangan Gratis, dimana pada tahun 2023 sudah tersalurkan bantuan pangan sebanyak 3.000 bantuan untuk 3.000 kepala keluarga (12.000 orang). Bantuan pangan ini ditarget sebanyak 6.337 KK (sekitar

26.000 jiwa) sampai tahun 2024 sudah tersalurkan. Adapun paket bantuan yang diberikan per Kepala Keluarga (KK) terdiri dari beras 10 Kg, minyak goreng 2 liter, telur 1 karpet, dan gula 1 kg.

 

Masih dalam rangka untuk mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota juga memberikan bantuan perbaikan untuk Rumah Tidak Layak Huni. Adapun kriteria yang mendapatkan bantuan Rumah tidak layak huni sebagai berikut:

1. Jenis atap rumah yang terdiri dari rumbia dan seng,

2. Jenis dinding rumah masih berupa kayu dan geribik,

3. Jenis lantai kayu atau tanah,

4. Tidak adanya sirkulasi udara yang baik,

5. Tidak adanya sanitasi.


Pemerintah Kabupaten mendapatkan Dana Insentif Fiskal yang diperoleh sebagai apresiasi karena pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten dalam percepatan belanja daerah dari Menteri Keuangan sebesar Rp.5.823.162.000,- pada tahun 2023 yang digunakan untuk memberikan bantuan berupa Pengurangan Beban Pengeluaran masyarakat (pangan gratis), peningkatan pendapatan masyarakat (bantuan ternak, demplot budidaya ikan dan bantuan UEP bagi sasaran miskin) dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan seperti perbaikan rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin ekstrem sesuai target sebanyak 30 unit.


Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten juga kembali mendapatkan dana insentif fiskal sebesar Rp.7.123.654.000,- dimana sebagian pemanfaatannya ditargetkan untuk penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 70 unit, masing-masing unit dialokasikan anggaran berkisar Rp.45.000.000,- sampai dengan Rp.55.000.000,-. Dengan demikian target perbaikan Rumah Tidak Layak Huni tersebut sampai tahun 2024 sebanyak 100 unit.


DAFTAR PENGHARGAAN/PRESTASI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA


Prestasi dan Penghargaan Tahun 2023:

1. “Best Leader of The Years” dari Padang TV kategori Penguatan Adat Budaya Minangkabau pada Acara Anugerah Padang TV Award 2023 dalam Rangka HUT Padang TV ke-16 di PCC Ballroom, Truntum Hotel Padang.

2. Juara Umum MTQ Nasional XL Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2023. Berkekuatan 71 Kafilah dengan 49 official, untuk pertama kalinya, kontingen Lima Puluh Kota berhasil jadi yang terbaik dari 19 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat

3. Bupati Lima Puluh Kota menjadi satu-satunya Kepala Daerah di Sumatera Barat yang dianugerahi penghargaan tertinggi dari Korps Guru Nasional yakni Anugerah Dwija Praja Nugraha di Arena Britama BRI Kelapa Gading.

4. Pemerintah Kabupaten mendapatkan Dana Insentif Fiskal yang diperoleh sebagai apresiasi karena pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten dalam percepatan belanja daerah dari Menteri Keuangan sebesar Rp.5.823.162.000,- pada tahun 2023.

5. Penghargaan dari Kementrian Agama Republik Indonesia atas dukungan terhadap para penyuluh agama melalui progam satu nagari satu rumah tahfidz, penguatan kampung zakat, program pesantren Ramadhan serta program zakat digital pada gelaran Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2023 tingkat nasional.

6. Peringkat 6 se-Sumatera Barat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023. Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2023 dengan nilai 85,59 kategori kualitas tinggi.

7. Kawasan situs bersejarah “Menhir” Maek, Kecamatan Bukik Barisan sebagai Juara III pada Kategori Situs Bersejarah API Award ke-8 /2023 di Malam Puncak API Award 2023.

8. Utusan Lima Puluh Kota Dini Supriatin dan Vivin Ayu Oktaviani berhasil menjadi yang terbaik menyisihkan 18 kontestan dari Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Barat. Duo Dini dan Vivin menggondol juara 1 pada kategori Menu Keluarga dan Menu Balita, sedangkan untuk kategori Menu Kudapan Dini dan Vivin meraih terbaik kedua.

9. Penghargaan Kemenkumham RI atas peran aktif Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam membangun dan melindungi serta mendukung Program Kekayaan Intelektual di tahun 2023.

10. Penghargaan Program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kabupaten Lima Puluh Kota sabet penghargaan Terbaik 1 pada kategori Pengisian Kartu Kembang Anak (KKA) kategori kabupaten dan terbaik 3 Penilaian TPK (Tim Pendamping Keluarga).

11. Penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Madya yang diterima oleh Bupati Lima Puluh Kota H.Safaruddin Dt.Bandaro atas kepeduliannya terhadap pengembangan koperasi di Lima Puluh Kota.

12. Penghargaan Kemendes PDTT atas kolaborasi yang tercipta antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Nagari dalam mentransformasikan 12 Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) menjadi Badan Usaha Milik Desa (Nagari) Bersama (BUMDesma).

13. Harapan II Penghargaan PPD tahun 2023 Kategori Kabupaten.

14. Penghargaan Pengarusutamaan gender dengan hasil sangat memuaskan.

 

15. Pembangunan RTLH pada tahun 2023 sebanyak 30 unit menggunakan dana insentif fiskal. Pada tahun 2024, direncanakan akan dibangun sebanyak 70 unit menggunakan dana insentif fiskal.

16. Program pangan gratis yang direncanakan pada Desember 2023 dan akan direalisasikan pada 2024 untuk KK miskin pada desil 1 pada data P3KE.

17. Penghargaan Capaian 100% Transformasi Pengelola Dana Bergulir Masyarakat menjadi BUM Desa/Nagari Tahun 2023.


Prestasi dan Penghargaan Tahun 2022:

1. Upaya kolektif Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di tahun 2022 membuahkan hasil baik dengan diperolehnya penghargaan terbaik kedua di Provinsi Sumatera Barat pada Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2022.

2. Kabupaten Limapuluh Kota memperoleh penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (KemenKominfo) atas keberhasilan menuntaskan penyusunan Master Plan Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2022.

3. Terbaik ke II pada Lomba Desa/ Nagari dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 (Nagari Muaro Paiti).

4. Penghargaan Opini Penyelenggarraan Pelayanan Publik dengan Prestasi Predikat Kepatuhan Tinggi dengan nilai 80,87 atau berada di zona hijau.

5. Wali Nagari Muaro Paiti, Bapak Marsis, S.Pd. M.M.Pd menerima piagam penghargaan dari Bapak Gubernur Sumatera Barat atas prestasi Juara 2 Lomba Desa/Nagari Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

6. Terbaik Satu Jumlah SR Terpasang Program PAMSIMAS Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2022.

7. Peringkat Madya dalam Lomba Inovasi Puskesmas Semiloka Nasional ke-2 APKESMI Tahun 2022.

8. Menerima Penghargaan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2022 . Penerima Penghargaan dalam Kategori “Pendamping Rehabilitasi Sosial Terbaik untuk Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas”.

9. Peringkat 1 Sebagai LKS/Orsos Terbaik dalam Lomba Pilar-Pilar Sosial Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022.

10. Peringkat 1 Lomba Inovasi TTG Unggulan dan Posyantek Beprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022, An. Yufian Azrial, dengan Inovasi Alat Pengolahan Sampah Plastik Tingkat Provinsi.

11. Harapan I Lomba KAN Berprestasi " KAN Andaleh " Kecamatan Luak Tingkat Provinsi Tahun 2022.

12. Harapan II Lomba Dasawisma Berprestasi Tahun 2022 a.n Lindawati Kelompok Dasawisma Flamboyan 2 Jorong Tepi Situjuah Batua Tingkat Provinsi.

13. Harapan III Lomba PAAREDI Nagari Binaan Nagari Mungka, Kecamatan Mungka Tingkat Provinsi Tahun 2022.

  

Setidaknya, Tiga tahun lebih kepemimpinannya menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten itu, sejumlah capain keberhasilan sudah mulai ditunjukkan pemkab Limapuluh Kota. Lantas, bagaimana target pemkab kedepan merealisasikan seluruh-visi misi ini.




Kepala Badan Perencanaan, Penilitian dan Pengembangan (BAPELITBANG) Kabupaten Limapuluh Kota, Gusdian Laora, SKM. M.Si ketika diwawancarai media ini menyebutkan, setidaknya ada 5 agenda perioritas pembangunan daerah yang telah tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2025 untuk merealisasikan 5 misi tersebut. 


Lima agenda perioritas itu, yakni Pengembangan Masyarakat Madani, Peningkatan Pembangunan IKK Sarilamak, Pariwisata dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pengembangan pertanian dan perikanan menuju agribisnis dan terakhir peningkatan pembangunan infrastruktur daerah.


"Agenda perioritas ini, sesuai dengan tema RKPD tahun 2025, yakni akselarasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, didukung SDM, Pelayanan Publik dan Infrastruktur daerah yang berkualitas," katanya. 


Aspek penting dalam RKPD 2025 ini adalah pencapain Makro Pembangunan yang terus meningkat setiap tahunnya, seperti Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) yang terealisasi melampaui target, meningkat dari 70,82 persen pada tahun 2022 menjadi 72.05 pada tahun 2023 dan ditargetkan terealisasi menjadi 73 pada tahun 2024.


Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi terus bertumbuh dari 4 persen menjadi 4,55 persen dan tahun 2024 ditarget terus bertumbuh menjadi 4,62 persen.


"Begitu juga Gini ratio Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2023 merupakan yang paling terendah di Sumatera Barat, artinya distribusi pendapatan penduduk Kabupaten Limapuluh Kota selama tahun 2023 adalah yang paling merata di Sumatera Barat," katanya. 


Gusdian Laora menjelaskan, tujuan dan sasaran pembangunan daerah tahun 2025 yakni, meningkatkan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas dan akses pendidikan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan mengoptimalkan pendidikan dan fungsi kelembagaan agama, adat dan budaya.


Kemudian meningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dan perikanan, meningkatnya UMKM, PAD dan termasuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Limapuluh Kota.


Selanjutnya, melakukan tata kelola pemerintahan yang baik melalui penigkatan kinerja penyelengaraan pemerintah daerah dan kualitas unsur pelayanan publik. 


Serta terakhir, meningkatkan kualitas dan pemerataan infrastruktur dan perlinduangan dan pengelolaan lingkungan hidup, dengan sasaran meningkatnya kualitas jalan, meningkatnya layanan akses air minum dan sanitasi masyarakat, tercukupinya persedian air irigasi untuk pertanian rakyat dan meningkatnya ketersedian perumahan pemukiman yang layak dan meningkatnya kinerja penataan ruang wilayah.


"itulah tujuan dan sasaran pembangunan daerah tahun 2025, dengan harapan visi-misi yang telah dirancang selama ini dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditentukan," pungkasnya.

IKK Sarilamak 2025

1. Pembangunan rintisan RSUD 

2. Pembangunan 2 unit kantor pemerintahan

3. Design rencana pembangunan  instalasi pengolahan limbah terpadu (IPLT) 

4. Pengadaan lahan untuk Islamic center (masjid, sarana pendidikan; mtsn, man) dan umkm

5. Grand design pasar sarilamak (relokasi pasar tradisional) 

6. Grand design pusat oleh2 khas Lima Puluh Kota

7. Konsolidasi tanah perkotaan 

8. Pematangan koordinasi rencana jalan dua jalur/pelebaran jalan negara. 

9. Masterplan Harau Wisata

10. Pengembangan RTH

 (Prwara/Adv)




Posting Komentar

0 Komentar