![]() |
| Kegiatan pemeliharaan jalan nasional di Pesisir Selatan melalui pembersihan drainase dan bahu jalan. (Foto-dok ppk) |
Pessel, fokustetopong.com - BALAI Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat saat ini lagi gencar-gencarnya melakukan percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan nasional, seperti proyek strategis Flyover Sitinjau Lauik, penanganan pascabencana di Malalak dan Lembah Anai, serta persiapan Tol Pekanbaru–Padang seksi Sicincin–Bukittinggi, tanpa mengabaikan pemeliharaan infrastruktur yang telah ada.
Dengan komitmen meningkatkan konektivitas, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan yang menarget zero pothole untuk menghindari risiko kecelakaan akibat jalan rusak.
Menyikapi hal tersebut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui PPK 2.4 tetap siaga menjaga jalan nasional yang berada diwilayah kerjannya agar tetap lancaran dan nyamanan, bahkan bergerak cepat menanggapi keluhan warga.
Seperti baru-baru ini, masyarakat yang sering mengakses jalan nasional pada ruas Kambang–Indrapura–Tapan–Batas Jambi dan Tapan–Batas Bengkulu yang mengeluhkan soal drainasenya.
Sebetulnya pembersihan drainase sudah kami kerjakan sekitar sebulan sebelum Lebaran. Hanya saja, rumput liar tumbuh behitu cepat sehingga butuh penanganan berkelanjutan, ungkap Gina Lamria Indrianti, Kepala Satker PPK 2.4.
"Sebenarnya pekerjaan pemeliharaan rutin terus kami dilakukan, termasuk pembersihan saluran air agar fungsi jalan tetap optimal", tegasnya lagi.
Lebih lanjut dia mejelasjan, karena saluran lama di lokasi itu sudah mengalami pendangkalan akibat banyak sedimentasi yang hanyut tetbawa air, tentunya kondisi tersebut membuat daya tampungnya jauh berkurang, terutama saat hujan deras, sehingga rawan akan genangan yang mengganggu kelancaran penggunaan jalan.
Untuk itu, sebagai solusi jangka panjang pihaknya telah merencanakan pembangunan drainase baru sepanjang 500 meter di titik-titik rawan.
“Pembangunan drainase baru ini bagian dari program preservasi jalan. Tujuannya agar aliran air kembali lancar dan mendukung ketahanan jalan dalam jangka panjang,” terangnya.
Respons dari warga dengan adanya solusi nyata seperti ini menegaskan kehadiran pemerintah melalui PPK 2.4-BPJN II Sumbar dalam memastikan jalan nasional tidak hanya layak, tetapi juga adaptif terhadap kondisi alam di Sumatera Barat.
Sementara disisi lain, langkah cepat yang diambilnPPK 2.4 ini mendapat apresiasi dari warga. Bahkan, mereka berharap pembenahan drainase dan pembersihan bahu jalan dari tanaman pengganngu dapat dilakukan secara konsisten agar ruas Kambang–Indrapura–Tapan hingga perbatasan provinsi tetap nyaman dan aman untuk dilewati.(aku)
#BPJNSumateraBarat #PPK2.4 #PemeliharaanJalanNasional #Drainase #BahuJalan #PesselBatasProvinsi

0 Komentar