Header Ads Widget

pasang

Ketua Diganti, Kami Pergi, " Loyalitas Kader NasDem Tanah Datar Diuji ".



Batusangkar,FokusTeropong.com 

Dinamika internal Partai NasDem Kabupaten Tanah Datar semakin menghangat menyusul munculnya wacana pergantian kepemimpinan di tingkat DPD. Sejumlah kader dan pengurus di tingkat kecamatan secara terbuka menyatakan kesetiaan mereka kepada Ketua DPD Partai NasDem Tanah Datar, Richi Aprian. S.H.MH



Bahkan, sejumlah kader mengaku siap mengundurkan diri dari kepengurusan maupun keanggotaan partai apabila terjadi pergantian kepemimpinan yang tidak mengakomodasi aspirasi kader di daerah. Sikap tersebut menjadi sinyal kuat bahwa loyalitas kader terhadap kepemimpinan saat ini tengah diuji.



" Kami selama ini bekerja bersama dan merasakan langsung bagaimana kepemimpinan beliau dalam membesarkan partai di Tanah Datar. Jika terjadi pergantian yang tidak sesuai dengan aspirasi kader, tentu kami akan mempertimbangkan langkah-langkah selanjutnya," ujar Martunus tegas, seorang pengurus DPC Kecamatan Sungai Tarab 



Menurut Wakil Ketua Bidang Siber DPD Partai NasDem, Ondri Gustian. S.THI yang ikut mendampingi kader ke DPW Partai NasDem Sumbar ke Padang, pada hari Selasa, 23 Juni 2026, mengatakan, "  kepemimpinan Richi Aprian dinilai berhasil menjaga soliditas organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Mereka menilai berbagai capaian politik yang diraih Partai NasDem di Tanah Datar dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari kerja keras seluruh kader di bawah komando kepengurusan saat ini.



Dukungan terhadap Richi Aprian juga disebut datang dari 14 DPC Partai NasDem yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Para pengurus DPC menuju DPW Partai NasDem Sumbar  menyampaikan aspirasi tersebut kepada DPW Partai NasDem Sumatera Barat sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas organisasi ". Ujar Ondri



" Ia menegaskan bahwa sikap mereka bukanlah bentuk perlawanan terhadap keputusan partai, melainkan upaya menyampaikan aspirasi agar suara kader di daerah menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.

"Partai besar harus mendengar suara kader di bawah. Kami ingin keputusan yang diambil benar-benar mempertimbangkan kondisi riil organisasi di daerah," katanya. ( Dabo )

Posting Komentar

0 Komentar