![]() |
| Foto bersama (Asriben pakai kopiah) dengan Kapolres selesai audiensi. (Foto-Dok DB) |
Sijunjung, fokusteropong.com - KOORDINATOR Presidium Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Kabupaten Sijunjung Asriben Rajo Palowan menghimbau aparat penegak hukum (APH) segera menuntaskan kasus yang ada di ranah lansek manih ini.
"Jangan hanya (sekedar) panggil-panggil, kemudian kasus hilang tanpa ada penetapan tersangka," jelas Asriben, Kamis (30/7/2026).
Sehari sebelumnya, guna menuntaskan bengkalai kasus KAHMI beserta jajaran datang melakuan audiensi ke Mapolres Sijunjung, di Muaro Sijunjung.
Audiensi KAHMI dengan Kapolres AKBP Willian Harbensyah di ruang rapat utama (Rupatama), Kapolres didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sijunjung.
KAHMI perhatian atas isu mengenai dugaan prilaku seksual (LGBT) yang diduga melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Sijunjung.
"Kita harap ini bisa dituntaskan karena menyangkut norma agama," urai mantan legislator tersebut.
Begitu juga dengan pemberantasan narkotika dan obat terlarang (Narkoba) yang bisa merusak mental para pengguna.
Kapolres Sijunjung Willian Harbensyah menjelaskan setiap persoalan ditangani sesuai mekanisme hukum dan ketentuan yang berlaku.
Ia intruksikan seluruh jajaran hingga tingkat Polsek mewaspadai bahaya dan peredaran narkoba dengan sosialisasi dan penangkapan terhadap pelaku.
"Polri melaksanakan tugas sesuai mekanis penegakan hukum. Soal disiplin LGBT tergantung instansi yang terkait," jelasnya.
Kegiatan serupa juga akan dilakukan KAHMI dengan Kejari Sijunjung. Utamanya dalam penanganan tindak pidana korupsi (Tipikor).
Musim boleh berganti, pejabat boleh diganti. "Ini (audiensi) pernah kita lakukan dengan Ibu Kajari sebelumnya, kebetulan beliau juga alumni HMI," urainya.
Dia tak ingin bengkalai jadi beban pejabat selanjutnya kalau kasus tetap di gantung, tidak selesai sampai tuntas.(db/aku)
#Sijunjung #PolresSijunjung #KAHMI #Audiensi #Tuntaskan #BengkalaiKasus

0 Komentar