Agam — Sumbar— fokusteropong.com Semangat generasi muda Kabupaten Agam kembali mengharumkan nama daerah. _SSB ATHA AGAM U-10_ sukses meraih Juara I Cimparuh Lengue Youth Tournament 2026 yang digelar di Kabupaten Padang Pariaman.
Prestasi tersebut menjadi kado istimewa bagi masyarakat Kabupaten Agam dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kerja keras dan disiplin para pemain muda membuktikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Agam memiliki potensi besar untuk terus melahirkan bibit-bibit pesepakbola berprestasi.
Apresiasi dari LAKAM Agam
Ketua DPD LAKAM (Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau) Kabupaten Agam, Mendri S., SH. Imam Marajo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain, pelatih, pengurus, serta orang tua yang telah mendukung perjuangan SSB ATHA AGAM.
Secara khusus, Mendri memberikan apresiasi kepada Pelatih Irfanji Fernades, S.Pd. dan Pimpinan SSB ATHA AGAM, Beni Sastra, S.Pd., atas dedikasi dan komitmen mereka dalam membina talenta muda.
"Prestasi ini bukan hanya kemenangan SSB ATHA AGAM, tetapi juga kebanggaan bagi Kabupaten Agam. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa dengan pembinaan, disiplin, kerja keras dan dukungan yang kuat, mereka mampu bersaing dan menjadi juara di tingkat Provinsi Sumatera Barat," ujar Mendri, Senin 11/8/2026.
Menurutnya, raihan Juara I ini bukan yang pertama. SSB ATHA AGAM telah berkali-kali menorehkan prestasi di berbagai kompetisi sepak bola usia dini tingkat Sumbar.
"SSB ATHA AGAM telah berkali-kali membawa pulang gelar juara. Ini merupakan aset olahraga Kabupaten Agam yang harus kita jaga dan kembangkan bersama," tambahnya.
Dorong Dukungan Dunia Usaha dan Pemerintah
Mendri yang juga dikenal sebagai Advokat dan Konsultan Hukum dengan prinsip Profesional, Berintegritas dan Terpercaya, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
Ia meminta dukungan dari dunia usaha dan perusahaan di Kabupaten Agam, termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit, perbankan, serta perusahaan lainnya.
Dukungan juga diharapkan datang dari Pemerintah Kabupaten Agam, Bupati Agam beserta jajaran, dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Agam agar pembinaan dapat berjalan berkelanjutan.
"Kita berharap Bupati Agam, DPRD, perusahaan-perusahaan, perbankan dan seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan penuh kepada SSB ATHA AGAM. Mereka bukan sekadar bermain sepak bola, tetapi sedang membawa nama Kabupaten Agam ke berbagai daerah melalui prestasi," tegasnya.
Pembinaan Berjenjang dari U-8 hingga U-17
Mendri menilai SSB ATHA AGAM memiliki peran penting dalam pembinaan berjenjang, mulai dari U-8, U-10, U-12, U-14 hingga U-17. Pembinaan sejak dini menjadi fondasi untuk melahirkan pesepakbola berkualitas yang dapat memperkuat klub profesional, tim daerah, bahkan mengharumkan nama Sumbar dan Indonesia.
"Kita jangan hanya memberikan apresiasi ketika mereka sudah juara. Dukungan harus diberikan sejak proses latihan, penyediaan fasilitas, perlengkapan, hingga keberangkatan. Karena prestasi tidak lahir secara instan,"katanya.
Ia berharap kemenangan SSB ATHA AGAM U-10 ini menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap olahraga usia dini di Kabupaten Agam.
Kado dari Anak Nagari
Raihan Juara I ini menjadi bukti bahwa Anak-anak Nagari di Kabupaten Agam mampu berprestasi dan bersaing di tingkat Sumatera Barat.
Dengan semangat kemerdekaan, sportivitas, disiplin dan kerja keras, SSB ATHA AGAM U-10 berhasil mempersembahkan kado HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang membanggakan.
Selamat kepada SSB ATHA AGAM U-10 atas raihan Juara I Cimparuh Lengue Youth Tournament 2026.
Terus berlatih, terus berprestasi, dan terus harumkan nama Kabupaten Agam!
SSB ATHA AGAM Dari Anak Nagari untuk Prestasi dan Kebanggaan Agam. (Mei Ridwan)
0 Komentar